SIGI, SIRANINDI – Bupati Sigi Mohamad Rizal Intjenae secara resmi menutup bimtek peningkatan kapasitas kader posyandu 2026, di Aula Kantor Bupati Sigi, Kamis (8/10/2026).
Bagi kader posyandu yang desanya meraih zero dalam penanganan stunting, maka mereka akan diberikan reword berupa melakukan studi tiru.
Hal tersebut disampaikan Bupati Sigi Mohamad Rizal Intjenae saat penutupan bimtek peningkatan kapasitas kader posyandu, di Aula Kantor Bupati Sigi.
Adapun tujuan studi tiru tersebut tentunya adalah daerah yang bagus dalam penanganan posyandu dan stunting.
Selain kader posyandu yang diajak studi tiru yaitu Ketua PKK dan ketua posyandu, kepala desa, kepala puskesmas dan camat.
Kegiatan studi tiru ini dalam rangka memberikan apresiasi bagi desa yang di stuntingnya dinyatakan zero.
Lebih lanjut, Bupati juga menegaskan bahwa kader posyandu selain mendukung program pencegahan penurunan stunting, mereka juga diharap mendukung program 6 SPM.
Adapun 6 SPM tersebut adalah Pendidikan, Kesehatan, Pekerjaan Umum, Perumahan Rakyat, Ketentraman dan Ketertiban Umum, serta Perlindungan Masyarakat (Trantibum Linmas), dan Sosial.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada kader posyandu yang telah mengikuti bimtek peningkatan kapasitas kader posyandu tahun 2026.
Selain menyampaikan apresiasi kepada kader posyandu peserta bimtek. Bupati juga mengapresiasi Ketua dan Sekretaris TP Posyandu Kabupaten Sigi, Dinas PMD Sigi dan narasumber.
Turut hadir dalam kesempatan itu, Ketua TP Posyandu Sigi Hj.Siti Halwiah, Plt Kadis PMD Sigi Selvy, Sekretaris TP Posyandu Sigi dr Rika Fitrauni, Kabid PMD dan Diskominfo Sigi. ***





