Kamis, 7 Mei 2026
Daerah  

Pemkab Sigi Integrasikan Tiga Program Strategis Nasional

Bupati Sigi Mohamad Rizal Intjenae didampingi Wabup Samuel Yansen Pongi saat menghadiri rapat membahas pelaksanaan Program Strategis Nasional di Kabupaten Sigi, di Ruang Rapat Bupati, Selasa (29/7/2025). FOTO:DOK PROKOPIM PEMKAB SIGI

SIGI, SIRANINDI – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sigi menggelar rapat membahas pelaksanaan Program Strategis Nasional di Kabupaten Sigi, bertempat di ruang rapat bupati, Selasa (29/7/2025).

Adapun fokus utama rapat tersebut adalah integrasi antara program Makan Bergizi Gratis (MBG), Koperasi Desa Merah Putih, dan Swasembada Pangan sebagai bentuk inovasi dalam pembangunan daerah.

Rapat ini turut dihadiri oleh Pimpinan Cabang Bank BRI, pihak pelaksana MBG, perwakilan dari Polres Sigi, Kejari Sigi, Koordinator Wilayah BIN Sigi, serta para Kepala Perangkat Daerah yang terkait.

Dalam kesempatan itu, Bupati Sigi Mohamad Rizal Intjenae mengatakan pentingnya kolaborasi lintas program dalam mengimplementasikan kebijakan strategis nasional secara efektif di tingkat lokal.

“Ketiga program ini memiliki keterkaitan yang erat. Oleh karena itu, penting bagi kita untuk merumuskan langkah konkret dan saling mengintegrasikan antar program agar pelaksanaannya lebih maksimal,” ujar Bupati Rizal.

Lebih lanjut, melalui diskusi aktif antar peserta rapat, disepakati sebuah terobosan awal dengan menjadikan Desa Maku sebagai lokasi percontohan untuk mengimplementasikan kolaborasi program tersebut.

“Inisiatif ini akan menjadi model integratif yang dievaluasi berkala sebelum diterapkan di desa lainnya,” ungkap Bupati.

Masih kata bupati, beberapa langkah konkret yang dirumuskan antara lain: Tim Pelaksana MBG akan menyusun dan menyediakan data kebutuhan bahan pangan pokok untuk menu makanan bergizi bagi siswa/siswi di Kabupaten Sigi.

Dinas Pertanian akan melakukan pemetaan terhadap bahan pangan tersebut untuk menentukan jenis tanaman yang sesuai dan mengarahkan kelompok tani di Desa Maku dalam penanamannya.

Untuk Koperasi Desa Merah Putih yang ada di Maku akan berperan dalam penyediaan stok pupuk, bibit, dan sarana pertanian lainnya, dengan sistem pembayaran kredit bekerja sama dengan Bank BRI sebagai mitra pendanaan.

Hasil pertanian dari petani akan diserap langsung untuk mendukung Program Makan Bergizi Gratis, sehingga menciptakan rantai pasok yang berkelanjutan dan pasar yang pasti bagi petani.

Bupati Rizal berharap terobosan ini dapat berjalan dengan baik dan menjadi langkah nyata menuju kemandirian pangan (swasembada), serta peningkatan kesejahteraan masyarakat desa melalui penguatan koperasi dan ketahanan gizi generasi muda.

“Jika program ini berhasil di Desa Maku, maka akan kita replikasi ke desa-desa lain sebagai upaya nyata mewujudkan kedaulatan pangan lokal dan kesejahteraan masyarakat Sigi,” tutup Bupati. ***