Rabu, 22 Jul 2026
Daerah  

Wabup Sigi Lepas Peserta Cross Country Pakaroso

Wabup Sigi Samuel Yansen Pongi didampingi Ketua DPRD Sigi Minhar Tjeho saat melepas peserta chalenge cross country FDL, bertempat halaman Gedung Serbaguna Taman Taiganja Desa Kalukubula, Selasa (21/7/2026). FOTO:ISTIMEWA

SIGI, SIRANINDI – Wakil Bupati (Wabup) Sigi, Samuel Yansen Pongi, secara resmi melepas peserta kegiatan Cross Country Pakaroso yang menjadi salah satu rangkaian Festival Danau Lindu (FDL). Pelepasan berlangsung di Gedung Serbaguna Taman Taiganja Desa Kalukubula, Kecamatan Sigi Biromaru, Selasa (21/7/2026).

Sebanyak 30 tim dimana setiap tim terdiri 3 orang dengan demikian ada 90 orang peserta diberangkatkan untuk menempuh perjalanan menuju Lindu dan dijadwalkan tiba pada Kamis (23/7/2026).

Samuel mengatakan, cross country merupakan salah satu agenda dalam Festival Danau Lindu yang diharapkan mampu menghadirkan pengalaman baru bagi peserta sekaligus menjadi daya tarik bagi masyarakat di sepanjang rute perjalanan.

“Ini adalah rangkaian kegiatan Festival Danau Lindu. Salah satu kegiatannya adalah cross country. Hari ini (selasa-red) mereka kami lepas dan sesuai rencana akan tiba di Lindu pada hari Kamis,” ujar Samuel.

Ia memastikan seluruh peserta telah menjalani pemeriksaan kesehatan sebelum diberangkatkan.

Berdasarkan laporan panitia, skrining kesehatan dilakukan hingga tahap final pada malam hari sebelum keberangkatan, sehingga hanya peserta yang dinyatakan sehat secara fisik yang diizinkan mengikuti kegiatan.

“Di pertengahan perjalanan, tepatnya di Pakuli, peserta akan kembali menjalani pemeriksaan kesehatan. Hanya mereka yang memenuhi syarat yang diperbolehkan melanjutkan perjalanan,” katanya.

Selain pemeriksaan kesehatan, panitia juga menyiapkan sejumlah pos istirahat di sepanjang rute. Sementara kebutuhan konsumsi ditanggung masing-masing peserta karena kegiatan tersebut tidak memungut biaya pendaftaran.

“Intinya kami mengatur manajemen perjalanan dan manajemen waktu karena memang konsep kegiatannya seperti itu,” jelasnya.

Samuel menyebut peserta tidak hanya berasal dari Kabupaten Sigi, tetapi juga dari Kabupaten Parigi Moutong, Donggala, dan Kota Palu.

Dalam kesempatan itu, Samuel berpesan agar seluruh peserta menjaga ketertiban selama perjalanan sehingga pelaksanaan cross country perdana ini dapat meninggalkan kesan positif di tengah masyarakat.

“Kami berharap pelaksanaan cross country ini menjadi kegiatan yang berkesan. Meski peserta berjalan dalam jumlah banyak, mereka tetap tertib dan tidak menimbulkan kemacetan. Itu akan menjadi cerita yang baik di tengah masyarakat,” katanya.

Ia juga mengingatkan peserta untuk menjaga kebersihan lingkungan dengan tidak membuang sampah sembarangan. Bahkan, peserta diminta memungut sampah yang ditemukan di sepanjang perjalanan.

“Saya juga berpesan agar mereka tidak membuang sampah sembarangan. Kalau melihat ada sampah di sepanjang perjalanan, mereka justru diharapkan memungutnya,” terang wabup.

Selain itu, wabup meminta seluruh peserta dan panitia menjaga silaturahmi selama kegiatan berlangsung. “Yang tidak kalah penting adalah menjaga silaturahmi antarpeserta maupun antara peserta dan panitia,” pungkasnya. ***