SIGI, SIRANINDI – Rapat koordinasi daerah (Rakorda) Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Kabupaten Sigi berjalan lancar dan resmi ditutup.
Kegiatan tersebut ditutup secara resmi oleh Ketua Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PSI Bidang Politik Bestari Barus, bertempat Gedung Serbaguna Taiganja, Desa Kalukubula, Rabu (16/9/2026).
Rakorda turut dihadiri oleh Ketua DPP PSI Bidang Politik, Ketua DPW PSI Sulteng bersama pengurus, Sekretaris DPD PSI Kabupaten Sigi beserta pengurus, pengurus kecamatan dan desa, serta para kader.
Ketua DPP PSI Bidang Politik Bestari Barus menyampaikan apresiasi Rakorda DPD PSI Kabupaten Sigi, kegiatan ini dengan tema ‘PSI perkuat konsolidasi, rampung struktur matangkan kaderisasi,’.
Ia berharap kepada semua peserta rakorda untuk mengawal suara PSI nanti di Tempat Pemungutan Suara (TPS) pada pemilu mendatang. Sampai PSI ditetapkan sebagai pemenang di Kabupaten Sigi.
Dalam penutupan rakorda Bestari Barus bakar semangat peserta untuk menangkan PSI. “Setelah pulang kerumah nanti, para peserta rakorda dapat menyampaikan dan mensosialisasikan Partai PSI kepada masyarakat,” terangnya.
Kata dia, Rakorda DPD PSI Sigi merupakan rangkaian apa yang menjadi tugas kita bersama untuk dituntaskan yaitu perkuat konsolidasi rampung struktur dan matangkan kaderisasi.
Dengan perkembangan Partai PSI yang semakin baik, ini tanda tanda bahwa DPP, DPW, DPD sampai DPC dan DPRT patut mendapat acungan jempol.
“Ini juga menjadi suntikan semangat baru bagi kami di DPP dan Pak Ahmad Ali tentunya melihat keseriusan yang luar biasa. Saya meyakini bahwa pada pemilu 2029 bakal akan ada sejarah yang tercetak karena keberadaan bapak ibu sekalian PSi pasti menang,” tegasnya.
Pada saat di Solo, kita jadikan Pak Jokowi sebagai patron kami, dimana nama lain dari patron tersebut adalah panutan.
Ia menambahkan dalam setiap organisasi pasti punya satu panutan. Kita punya alasan yang sangat kuat kenapa kita menjadikan Pak Jokowi sebagai patron atau panutan.
Lebih lanjut, kenapa Pak Jokowi sebagai panutan kita, karena beliau lima kali jadi pemimpin yakni menjadi Wali Kota Solo selama 2 periode, Gubernur DKI Jakarta 1 periode dan Presiden RI selama 2 periode. Saya cerita partai politik dan kasih tahu mereka semua bahwa 2029 kita yang berkuasa. ***





