SIGI, SIRANINDI – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sigi melalui Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah (Bapperida) menggelar Focus Group Discusion (FGD) percepatan akses keuangan daerah, bertempat Aula Kantor Bupati Sigi, Senin (26/10/2026).
Kegiatan tersebut turut dihadiri oleh Bupati Sigi, Direktur Rise Indonesia, Perwakilan BI, Pimpinan Instansi Vertikal, Pimpin OJK Sulteng, Pimpinan OPD dan peserta.
Dalam sambutannya Bupati Sigi Mohamad Rizal Intjenae mengatakan berdasarkan data tahun 2025, capaian indeks akses keuangan daerah (IKAD) Kabupaten Sigi sebesar 2,78, hal tersebut relatif rendah.
Kata bupati, kondisi ini menjadi tantangan sekaligus dorongan bagi kita untuk memperluas akses masyarakat terhadap layanan keuangan formal yang mudah, aman dan terjangkau.
Ia berharap, melalui forum ini kita dapat mengidentifikasi berbagai kendala, menggali potensi daerah, serta merumuskan langkah-langkah konkret untuk meningkatkan inklusi keuangan.
Ia menambahkan, khususnya bagi pelaku UMKM, petani, masyarakat perdesaan, dan kelompok masyarakat yang belum terjangkau layanan keuangan secara optimal.
Lebih lanjut, bupati juga mengajak seluruh perangkat daerah dan pemangku kepentingan untuk perkuat sinergi dan kolaborasi, sehingga peningkatan akses keuangan daerah dapat mendukung pemberdayaan ekonomi masyarakat.
Selanjutnya, memperluas kesempatan usaha, serta mendorong pertumbuhan ekonomi Masyarakat Kabupaten Sigi yang Inklusif dan berkelanjutan. ***







