SIGI, SIRANINDI – Turnamen Sepak Takraw Antarklub Bupati Sigi Cup 2026 resmi dibuka, serta diikuti 24 klub terdiri dari 19 klub asal Sigi, 5 klub berasal dari Kabupaten Donggala, Kota Palu, dan Kabupaten Parigi Moutong.
Kegiatan itu dibuka langsung oleh Wakil Bupati (Wabup) Sigi yang juga Ketua Umum Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Sigi Samuel Yansen Pongi mewakili Bupati Sigi, di lapangan sepak takraw Ranggulalo, Sabtu (10/10/2026).
Kompetisi ini diharapkan tidak sekedar menjadi arena perebutan gelar juara, tetapi juga memperkuat silaturahmi, mengasah kemampuan atlet, dan mendorong perkembangan sepak takraw di daerah.
Dalam sambutannya, Samuel menyampaikan apresiasi kepada panitia pelaksana, pengurus KONI, para atlet, serta pihak sponsor yang mendukung penyelenggaraan turnamen.
Ia menilai keterlibatan berbagai pihak menjadi bagian penting dalam menjaga keberlangsungan kegiatan olahraga sekaligus membuka ruang kompetisi bagi atlet.
Berdasarkan laporan panitia, 24 klub yang mengikuti turnamen berasal dari sejumlah daerah. Sebanyak 19 klub di antaranya berasal dari Kabupaten Sigi, sementara peserta lainnya datang dari Kabupaten Donggala, Kota Palu, dan Kabupaten Parigi Moutong.
Kehadiran peserta lintas daerah itu menambah ruang persaingan sekaligus mempertemukan atlet dengan pengalaman dan kemampuan yang beragam.
Panitia berharap kompetisi berlangsung lancar hingga pertandingan berakhir.Samuel mengingatkan para atlet agar menjadikan sportivitas sebagai prinsip utama selama bertanding.
Menurut dia, keinginan meraih kemenangan merupakan hal wajar dalam kompetisi, tetapi hasil pertandingan harus diperoleh melalui kemampuan dan permainan yang jujur.
Ia juga meminta pelatih, manajer, official, dan pendamping tim ikut menjaga suasana pertandingan. Dukungan dari pinggir lapangan, kata dia, sebaiknya diberikan secara positif tanpa memancing provokasi yang dapat mengganggu jalannya kompetisi.
Samuel mengajak para penonton untuk menjadi suporter yang tertib dan menghormati seluruh peserta. Ia berharap turnamen berlangsung aman, tertib, serta menjunjung nilai persaudaraan di antara atlet maupun pendukung masing-masing klub.
Bagi pemerintah daerah, penyelenggaraan kompetisi olahraga memiliki dua tujuan yang berjalan beriringan: mempererat silaturahmi dan memberikan ruang bagi atlet untuk mengejar prestasi.
Karena itu, kemenangan tidak semestinya ditempuh dengan mengabaikan aturan maupun etika pertandingan.Turnamen Bupati Sigi Cup 2026 juga diharapkan menjadi kesempatan bagi atlet lokal untuk menunjukkan kemampuan terbaik mereka.
Samuel mendorong pengurus cabang olahraga sepak takraw Kabupaten Sigi memanfaatkan kompetisi tersebut sebagai salah satu bahan evaluasi dalam memetakan potensi atlet.
Ia mengusulkan agar tim yang tampil sebagai juara mendapat kesempatan mengikuti pertandingan ekshibisi melawan tim yang dipersiapkan Kabupaten Sigi untuk menghadapi agenda kompetisi berikutnya, termasuk persiapan menuju Morowali.
Gagasan tersebut diharapkan dapat mempertemukan atlet-atlet potensial dengan tim yang sedang menjalani persiapan, sekaligus menjadi bagian dari upaya meningkatkan kualitas permainan.
Namun, pelaksanaan pertandingan ekshibisi itu masih memerlukan tindak lanjut dari pengurus dan pihak terkait.
Samuel juga menegaskan dukungan pemerintah daerah dan KONI terhadap perkembangan olahraga di Kabupaten Sigi.
Kehadiran jajaran pengurus KONI dalam pembukaan turnamen menjadi bentuk dukungan terhadap penyelenggaraan kompetisi dan pembinaan atlet.
Ketua panitia sekaligus Presiden Ranggulalo Club, Muhaimin, menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Sigi, Wakil Bupati, KONI, serta seluruh sponsor yang telah membantu pelaksanaan turnamen.
Ia secara khusus mengapresiasi dukungan KONI dalam penyediaan peralatan pertandingan yang digunakan selama kompetisi.
Panitia juga menilai keberadaan piala yang diperebutkan menjadi salah satu daya tarik dalam penyelenggaraan Bupati Sigi Cup tahun ini.
Muhaimin menyebut turnamen tersebut turut memberi ruang bagi atlet yang selama ini memperkuat daerah lain. Pernyataan itu menegaskan harapan panitia agar potensi atlet daerah dapat terus dirangkul dan dikembangkan.
Di sisi lain, panitia meminta seluruh tim dan pendukung ikut menjaga keamanan hingga rangkaian pertandingan selesai. Turnamen Sepak Takraw Antarklub Bupati Sigi Cup 2026 pun diharapkan menjadi lebih dari sekedar perebutan piala.
Kompetisi ini menjadi ruang pertemuan antarklub, sarana mengukur kemampuan atlet, serta kesempatan memperkuat ekosistem olahraga di Kabupaten Sigi melalui kolaborasi pemerintah, KONI, komunitas, dan dunia usaha. ***





