Rabu, 6 Mei 2026
Daerah  

Pemkab Sigi Siapkan Tempat Tinggal Pasien Rujukan di Makasar

Kepala Balai Sentra Wirajaya Makassar Nur Alam saat menerima rombongan Bupati Sigi Mohamad Rizal Intjenae, Rabu (16/4/2025).FOTO:DOK PROKOPIM PEMKAB SIGI

SIRANINDI – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sigi perkuat akses layanan kesehatan dengan menyiapkan tempat tinggal bagi pasien rujukan melalui kerja sama dengan Balai Sentra Wirajaya Makassar, Rabu (16/4/2025).

Bupati Sigi Rizal Intjenae mengatakan, hal ini sebagai wujud nyata dari komitmen Program Sigi Masagena Plus yang mengedepankan pelayanan publik berbasis empati dan keberpihakan pada masyarakat rentan.

“Pemerintah Kabupaten Sigi terus melakukan terobosan untuk memastikan seluruh warga mendapatkan akses layanan kesehatan yang adil dan menyeluruh,” ujar bupati.

Lanjut bupati, dalam rangka memperkuat layanan kesehatan bagi pasien rujukan diperlukan tempat tinggal, sehingga kami jalin kerja sama dengan Balai Sentra Wirajaya Makassar.

Setelah melakukan pertemuan kemudian rombongan meninjau langsung fasilitas tempat tinggal yang akan digunakan oleh pasien rujukan dari Sigi yang menjalani pengobatan lanjutan atau rujukan di Makassar.

Dalam kunjungan tersebut, Bupati Sigi didampingi oleh Kepala Dinas Sosial Kabupaten Sigi Ariyanto dan Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sigi dr. Trieko Larope.

Bupati Rizal menegaskan bahwa kunjungan ini adalah bentuk komitmen pemerintah dalam memastikan tidak ada warga Sigi yang terhambat proses pengobatannya hanya karena keterbatasan ekonomi atau minimnya fasilitas pendukung.

Kami ingin memastikan bahwa pasien yang dirujuk dari Sigi ke Makassar mendapatkan fasilitas yang layak, baik dari segi tempat tinggal sementara maupun moda transportasi yang aman dan manusiawi.

Ia juga menegaskan bahwa kunjungan ini menjadi langkah awal Pemerintah Kabupaten Sigi dalam menjalin kerja sama yang lebih erat dengan lembaga-lembaga layanan Kementerian Sosial di luar daerah.

Menurutnya, hal ini sebagai bagian dari penguatan Program Sigi Masagena Plus yang menempatkan empati dan kepedulian sosial sebagai fondasi utama dalam pelayanan publik. ***