SIRANINDI – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sigi dalam hal ini Bupati Sigi, Mohamad Rizal Intjenae, mengunjungi Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), Senin (24/3/2025) kunjungan tersebut dalam rangka membahas pemanfaatan teknologi citra satelit dalam mendeteksi potensi bencana secara dini sekaligus mitigasi bencana.
Kunjungan tersebut diterima langsung oleh Deputi Bidang Riset dan Inovasi Daerah, Yopi, serta Direktur Fasilitas dan Pemantauan Riset dan Inovasi Daerah, Wiwiek Joelianti bersama perwakilan dari Pusdatin BRIN dan perwakilan Pusat Riset Geoinformatika.
Turut mendampingi Bupati Sigi dalam kunjungan tersebut adalah Ketua DPRD Sigi Minhar Tjeho, Komisi 3 DPRD Sigi Herman Latabe dan Alia Idrus, Kepala BAPPERIDA Kabupaten Sigi, Kepala Dinas PUTR Kabupaten Sigi, Kepala BPBD Kabupaten Sigi dan Perwakilan BKAD Kabupaten Sigi.
Dalam kunjungan tersebut, Bupati Sigi menyampaikan kondisi Kabupaten Sigi yang rawan terjadi bencana alam seperti banjir bandang yang mana menyebabkan kerugian besar bagi masyarakat, salah satunya tertimbunnya beberapa desa oleh lumpur akibat banjir.
Selain pemukiman, lahan persawahan yang menjadi sumber penghidupan masyarakat Kabupaten Sigi juga mengalami kerusakan yang secara langsung berdampak pada perekonomian masyarakat.“Kami melihat bahwa teknologi citra satelit saat ini dapat dimanfaatkan untuk deteksi dini dan mitigasi bencana.
Oleh karena itu, kami meminta kepada BRIN untuk memberikan kami mengenai teknologi citra satelit ini dan akan dimanfaatkan Kabupaten Sigi baik dari sisi mitigasi bencana maupun pemetaan potensi pertanian dan penbangunan,” ujar Bupati Sigi.
Menanggapi hal tersebut, Deputi Bidang Riset dan Inovasi Daerah BRIN, Yopi, menyampaikan bahwa hingga saat ini baru beberapa daerah yang mengusulkan penerapan teknologi citra satelit di wilayahnya dan Kabupaten Sigi menjadi daerah terbaru yang mengajukan permintaan citra satelit.
Ia menambahkan bahwa pemanfaatan yang dikemukakan oleh Pemkab Sigi sangatlah bagus, sehingga Tim BRIN akan memberikan citra satelit tinggi dan citra satelit resolusi tinggi kepada Pemerintah Kabupaten Sigi.
Ia berharap citra satelit ini dapat dimanfaatkan Pemkab Sigi dalam mitigasi bencana sekaligus dalam upaya mendukung ketahanan pangan nasional sesuai Asta Cita Presiden.
“Selain itu kami juga akan menugaskan tenaga ahli untuk melakukan kajian langsung di lapangan. Hasil kajian ini nantinya akan dimasukkan ke dalam sistem pemantauan berbasis citra satelit. Kami senang ada pemerintah daerah yang mau berkolaborasi dengan BRIN, ” jelas Yopi.
Pertemuan ini diharapkan dapat menjadi langkah konkret dalam meningkatkan kesiapsiagaan daerah terhadap bencana melalui pemanfaatan teknologi terkini.
Pemerintah Kabupaten Sigi berkomitmen untuk terus berinovasi dalam upaya mitigasi bencana demi melindungi masyarakat dan infrastruktur daerah. ***





