SIRANINDI – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sigi menggelar closing dinner bersama mitra Lingkar Temu Kabupaten Lestari (LTKL), bertempat Taman Taiganja, Desa Kalukubula, Kecamatan Sigi Biromaru, Kabupaten Sigi, Senin (14/4/2025).
Kegiatan ini menjadi momen penting dalam mempererat sinergi dan kolaborasi lintas pihak dalam mendukung program pembangunan berkelanjutan berbasis lingkungan.
Dalam sambutannya, Bupati Sigi Mohamad Rizal Intjenae menyampaikan terima kasih atas waktu dan perhatian yang telah teman-teman berikan selama beberapa hari terakhir.
Kata bupati, ia menyampaikan rasa terima kasih yang mendalam kepada semua mitra, baik lokal, nasional, maupun global,yang telah bergabung dalam acara tukar pembelajaran ini.
Kami sangat menghargai setiap diskusi, setiap ide, dan tentu saja, setiap langkah yang telah kita ambil bersama untuk memajukan Kabupaten Sigi menuju Sigi Hijau yang lebih berkelanjutan.
Lanjut Bupati Rizal menyampaikan perjalanan ini tidak berhenti di sini. Ini bukan akhir, melainkan sebuah titik awal untuk terus bergerak maju. Kami di Kabupaten Sigi, seperti yang teman-teman semua lihat, sudah berfokus pada pengembangan ekonomi hijau berbasis alam.
“Sigi punya banyak potensi lokal, seperti kopi, vanila, dan kakao, yang kami ingin hilirisasikan dengan cara yang berkelanjutan, memberikan manfaat kepada masyarakat dan tentu saja menjaga kelestarian alam,” ujar bupati.
Ia menambahkan, kegiatan ini merupakan bagian dari forum tukar pembelajaran antarwilayah yang melibatkan beberapa kabupaten dari berbagai provinsi di Indonesia, antara lain, Kabupaten Aceh Tamiang, Kabupaten Bone Bolango, Provinsi Gorontalo, Kabupaten Kapuas Hulu, Kabupaten Musi Banyuasin, Kabupaten Siak, Kabupaten Sanggau, Kabupaten Sigi, dan Kabupaten Sintang.
Acara ditutup dengan penampilan musik, serta sesi foto bersama sebagai simbol kebersamaan dan komitmen untuk terus menjaga kelestarian lingkungan melalui kerja sama lintas wilayah dan sektor.
Turut hadir dalam kesempatan itu, Bupati dan Wabup Sigi, Mohamad Irwan (Bupati Sigi Periode 2016–2025), Direktur Eksekutif APKASI Sarman Simanjorang, Kepala BTNLL Titik Wurdiningsih, Asisten II Bidang Ekonomi dan Pembangunan Setda Kabupaten Sigi, para mitra global, nasional, dan lokal, para kepala OPD di lingkungan Pemda Sigi, serta komunitas pemerhati lingkungan dan budaya. ***





