SIGI, SIRANINDI – Wakil Gubernur (Wagub) Sulawesi Tengah Reny A Lamadjido menebar dan menyerahkan bantuan benih ikan air tawar jenis nila sebanyak 16.800 ekor kepada Kantor Pusat Bala Keselamatan (BK) Divisi Roviga Desa Sibedi, Kecamatan Marawola, Jum’at (18/9/2026).
Hadir dalam acara berani tangkap banyak itu kepala perwakilan bank Indonesia Muhamad Irfan Sukarna, Ketua DPP APINDO Sulteng Wijaya Chandra alias koko Awi, Kadis Perikanan dan Kelautan (DKP) Dr. Yopie M.I. Patiro, S.H, M.H.
“Keterlibatan berbagai unsur tersebut menunjukkan adanya kolaborasi lintas sektor dalam mendukung pelaksanaan kegiatan perikanan di Kabupaten Sigi,”jelas Wagub.
Dalam kesempatan itu, ada empat kelompok budidaya ikan air tawar yang mendapatkan bantuan benih ikan tersebut yakni :1. Pokdakan Padat Karya Desa Tulo Kecamatan Dolo. 2. Pokdakan / Kelompok pembudidaya ikan Pue Buvu Momba Desa Sibedi Kecamatan Marawola. 3. Pusdiklat ST. Maikel Desa Kapiroe Kecamatan Palolo dan 4. Pokdakan Dhiyaaul Ma’rifah Wal khairat. Desa Baliase Kecamatan Marawola.
Wakil Gubernur Sulawesi Tengah Reny A Lamadjido dalam sambutannya menegaskan kolaborasi kabupaten dan kota dalam pengembangan BERANI tangkap banyak dengan dukungan bantuan benih ikan tawar jenis Nila kepada masyarakat petani kolam ikan diharapkan dapat meningkatkan pendapat dan perekonomian keluarga petani.
Pemberian dan tebar benih ikan ini melalui Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Sulteng yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).
“Kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah dibawah kepemimpinan Gubernur dan Wakil Gubernur Anwar Hafid – Reny Lamadjido dalam mewujudkan Program Berani Tangkap Banyak, khususnya melalui penguatan sektor perikanan budidaya dan dukungan terhadap kelompok pembudidaya ikan tawar,”Kepala dinas kelautan dan perikanan (DKP) Dr. Yopie M.I. Patiro, S.H, MH, menjawab media usai tabur dan penyerahan benih ikan nila ke kelompok tani ikan tawar di Sigi.
Lebih lanjut, Yopi menegaskan bahwa kegiatan ini diharapkan menjadi salah satu bentuk dukungan pemerintah terhadap pengembangan usaha budidaya ikan di tingkat masyarakat petani melalui pembiayaan APBD 2026. ***





