SIGI, SIRANINDI – Bupati Sigi Mohamad Rizal Intejenae resmi meluncurkan Posyandu 6 SPM dan Sosialisasi Asi Eksklusif, MP – Asi dan Aksi Bergizi, serta dirangkaikan dengam peringatan hari Ibu tingkat Kabupaten Sigi Tahun 2025, bertempat dilapangan sepakbola Desa Kotapulu, Sabtu (13/12/2025).
Turut mendampingi Bupati Sigi, Ketua TP PKK sekaligus Tim Pembina Posyandu Kabupaten Sigi, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sigi, dan Camat Dolo.
Kegiatan tersebut turut dihadiri oleh Ketua Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Sigi, Ketua Ikatan Adhiyaksa Dharmakarini Kabupaten Sigi, Ketua Bhayangkari Kabupaten Sigi, Ketua Persit Kabupaten Sigi, Ketua Tim Posyandu Kecamatan Dolo, kepala desa se Kecamatan Dolo, bidan desa dan Masyarakat.
Dalam sambutannya Bupati Sigi menyampaikan bahwa target SPM haruslah tercapai, karena merupakan kewajiban pemerintah, menjadi tolak ukur efektivitas anggaran dan tata kelola pemerintahan yang baik.
Dalam kesempatan itu, bupati titip pesan, Memastikan peningkatan kualitas pelayanan yang bermutu serta menjamin hak-hak dasar kepada seluruh masyarakat di Kabupaten Sigi. Melaksanakan deteksi dini masalah kesehatan, pemantauan tumbuh kembang, serta pemeriksaan kesehatan bagi semua kelompok sasaran yang ada.
Selanjutnya, Posyandu menjadi wadah edukasi, penguatan peran kader Posyandu (1863 kader Sigi), serta menguatkan partisipasi aktif masyarakat dalam pembangunan desa. Memastikan data yang akurat dan efisien, sehingga mengarahkan pada intervensi yang komprehensif dan terintegrasi dengan baik.Memperkuat koordinasi lintas sektor sehingga menjadi dasar pengambilan kebijakan yang tepat sasaran.
Bupati berharap, Posyandu menjadi garda terdepan dalam memperkuat integrasi sosial bermasyarakat, meningkatkan kehidupan dan terus membantu pemerintah memecahkan masalah serta program prioritas seperti stunting dan gizi buruk melalui inovasi yang dikembangkan di Kabupaten Sigi.
“Kami juga mengharapkan dukungan dan komitmen yang kuat dari kita semua terhadap program Posyandu agar berjalan sesuai dengan peran dan fungsinya secara optimal, dan dikelola secara profesional dan berkelanjutan,” pungkasnya. ***





