SIGI, SIRANINDI- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sigi melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Sigi menggelar pertemuan persiapan pembangunan Sekolah Nasional Terintegrasi (SNT), bertempat aula Kantor Bupati Sigi, Rabu (4/11/2026).
Turut hadir dalam kesempatan itu, Asisten I Setdakab Sigi, Kemendikdasmen, Kejaksaan RI, BPN, Kadis Dikbud, BBPMP, pimpinan OPD, camat dan kades,. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sigi menyatakan kesiapannya mendukung pembangunan Sekolah Nasional Terintegrasi (SNT) melalui penyediaan lahan seluas kurang lebih 20 hektare.
Saat ini, proses penyediaan lahan tersebut telah memasuki tahap akhir dan tinggal menunggu penyerahan dari Bank Tanah kepada Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen).
Hal tersebut disampaikan Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Kabupaten Sigi, Anwar, dalam kegiatan visitasi Sekolah Nasional Terintegrasi (SNT) oleh Tim Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah RI bersama Kejaksaan Agung RI, di Aula Kantor Bupati Sigi, Rabu (4/11/2026).
Dalam penyampaiannya, Anwar menjelaskan bahwa penyediaan lahan menjadi salah satu persyaratan utama pembangunan SNT. Untuk memenuhi kebutuhan tersebut, Pemkab Sigi mendapat dukungan dari Kepala Kantor Pertanahan (Kakantah) melalui koordinasi dengan Bank Tanah di Provinsi Sulawesi Tengah.
“Alhamdulillah, proses penyediaan lahan dapat berjalan dengan lancar. Saat ini tahapannya sudah hampir selesai dan tinggal penyerahan dari Bank Tanah kepada kementerian,” ungkap Anwar.
Selain kesiapan lahan, Pemkab Sigi juga telah mengantisipasi sejumlah kebutuhan teknis dan administrasi yang diperlukan sebelum pembangunan dimulai. Di antaranya penyusunan dokumen lingkungan, baik Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (AMDAL) maupun Upaya Pengelolaan Lingkungan dan Upaya Pemantauan Lingkungan (UKL-UPL).
Menurut Anwar, pemerintah daerah telah mengalokasikan anggaran untuk mendukung proses penyusunan dokumen lingkungan tersebut.
Penentuan jenis dokumen yang dibutuhkan akan disesuaikan dengan ketentuan dan persyaratan teknis pembangunan.Pemkab Sigi juga tengah menyiapkan aspek aksesibilitas menuju lokasi pembangunan.
Berdasarkan hasil peninjauan lapangan, terdapat kendala pada sejumlah tikungan dan tanjakan di jalur yang ada saat ini, sehingga menyulitkan mobilisasi kendaraan berat pengangkut material dan peralatan konstruksi.
Namun, pemerintah daerah telah memperoleh informasi dari pemerintah desa mengenai alternatif jalur yang dapat dibuka untuk mendukung mobilisasi alat berat selama proses pembangunan berlangsung.Dari sisi infrastruktur pendukung, Pemkab Sigi turut menyiapkan koordinasi dengan PLN terkait kebutuhan jaringan listrik.
Sementara untuk ketersediaan air bersih, pemerintah daerah melalui Dinas Pekerjaan Umum akan menyiapkan penjelasan teknis mengenai jalur distribusi air menuju lokasi sekolah.Persoalan jaringan telekomunikasi juga menjadi perhatian.
Anwar menyebutkan, hasil pengujian di lapangan menunjukkan sinyal komunikasi masih belum stabil di beberapa titik.Padahal, keberadaan jaringan internet menjadi kebutuhan penting bagi operasional SNT.
Hal itu mengingat sistem pembelajaran nantinya akan didukung penggunaan perangkat laptop bagi setiap siswa.Untuk itu, Pemkab Sigi akan berkoordinasi dengan instansi terkait dan pihak penyedia layanan telekomunikasi guna meningkatkan kapasitas jaringan atau bandwidth di sekitar lokasi pembangunan.
Anwar menegaskan, pemerintah daerah berharap pembangunan SNT dapat segera terealisasi di Kabupaten Sigi. Kehadiran sekolah tersebut diharapkan dapat memperluas akses pendidikan bagi anak-anak yang belum terakomodasi melalui program pendidikan lainnya, termasuk Sekolah Rakyat.
Lebih lanjut, Anwar menyampaikan bahwa pembangunan SNT sejalan dengan upaya Pemkab Sigi meningkatkan kualitas sumber daya manusia dan mendukung program pendidikan daerah, termasuk program beasiswa melalui Peraturan Daerah Sigi Masagena.
“Kami berharap seluruh tahapan dapat dilaksanakan dengan cepat, tetapi tetap mengikuti prosedur dan ketentuan yang berlaku. Harapan Bapak Bupati, tahun depan sekolah ini sudah bisa menerima peserta didik baru,” jelasnya.
Di akhir penyampaiannya, Anwar meminta seluruh perangkat daerah terkait agar menindaklanjuti hasil visitasi dan diskusi teknis bersama tim kementerian. Hasil pertemuan tersebut akan dilaporkan kepada pimpinan untuk menjadi dasar penyusunan rencana tindak lanjut percepatan pembangunan SNT di Kabupaten Sigi. ***







