SIRANINDI – Guru Besar sekaligus Rektor Universitas Islam Negeri (UIN) Datokarama Profesor Lukman Thahir menyatakan bahwa ibu memiliki peran penting dalam membangun kualitas generasi muda, dalam rangka menopang pencapaian target pembangunan generasi emas 2045.
“Oleh karena itu, momentum Hari Ibu Tahun 2024, harus dipandang sebagainya momentum penting dalam memberdayakan para ibu,” kata Profesor Lukman, di Kota Palu, Senin (23/12/2024), sekaitan dengan momentum Hari Ibu Tahun 2024.
Kata Profesor Lukman, ibu adalah komponen masyarakat yang tak terpisahkan perannya dalam berbangsa dan bernegara. Di mana, ibu berperan dalam mengasuh dan mendidik dalam tumbuh kembang anak atau generasi muda.
Profesor Lukman yang merupakan Pakar Filsafat UIN Datokarama mencontohkan, pemenuhan gizi dalam tumbuh kembang anak, sebahagian besar diperankan oleh ibu ketimbang bapak.
Begitu juga dalam pembentukan emosional anak, kata dia, ibu turut berperan memberi kasih sayang dan perhatian serta membangun kepercayaan diri anak.
Di dalam rumah tangga, seorang ibu, menurut Profesor Lukman, tidak hanya berperan di bagian dapur. Melainkan, memainkan peran sebagai seorang pendidik anak yaitu mengajarkan nilai – nilai moral, dan mendorong minat belajar anak.
“Bahkan, tidak hanya sebatas itu. Ibu juga memiliki peran sosial, peran emosional, dan peran pembentukan fisik anak, di dalam rumah tangga,” ucapnya.
“Oleh karena ibu sebagai komponen yang perannya tidak terpisahkan dalam berbangsa dan bernegara, tentunya harus diperhatikan,” ujarnya.
Profesor Lukman menyebut “memperhatikan ibu, berarti memperhatikan gizi anak – anak bangsa. Memperhatikan ibu, berarti memperhatikan kesejahteraan anak – anak bangsa,” ungkapnya.
Melalui momentum Hari Ibu, ia berharap, semua pihak menjunjung tinggi eksistensi para perempuan utamanya ibu, serta mendukung para ibu untuk memberikan ASI yang maksimal kepada anak.
“Pemerintah perlu hadir untuk menjembtani hal ini, utamanya memberikan literasi mengenai pentingnya ASI dalam membangun kualitas generasi muda untuk menopang pencapaian target pembangunan generasi emas 2045,” imbuhnya.***





