Senin, 13 Apr 2026
Daerah  

Jelang Idul Fitri, Pemkab Sigi Gelar Gerakan Pangan Murah

Bupati Sigi Mohamad Rizal Intjenae saat menyerahkan sembako kepada masyarakat pada kegiatan GPM, bertempat di Pasar Desa Kotapulu, Kecamatan Dolo, Rabu (26/3/2025). FOTO:DOK PROKOPIM PEMKAB SIGI

SIRANINDI – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sigi menjelang hari Raya Idul Fitri 1446 Hijtriah tahun 2025, menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM), bertempat di Pasar Desa Kotapulu, Kecamatan Dolo, Rabu (26/3/2025).

Kegiatan ini merupakan langkah nyata Pemerintah Kabupaten Sigi dalam membantu masyarakat menghadapi lonjakan harga bahan pokok menjelang Hari Raya Idul Fitri.

Turut hadir dalam kegiatan ini Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan, Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Perkebunan, Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Perindag), serta Camat Dolo. Kehadiran jajaran pemerintah daerah ini menunjukkan sinergi dalam upaya menstabilkan harga bahan pokok demi kesejahteraan masyarakat.

Dalam kesempatan itu, Bupati Sigi Mohamad Rizal Intjenae menegaskan bahwa tujuan utama dari kegiatan pangan murah ini adalah membantu masyarakat, khususnya mereka yang kurang mampu, agar dapat membeli bahan pokok dengan harga lebih terjangkau.

Bupati Rizal juga menekankan pentingnya memastikan bahwa bahan pokok yang dibeli benar-benar digunakan untuk kebutuhan rumah tangga, bukan untuk dijual kembali oleh pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab.

“Pangan murah ini ditujukan untuk masyarakat yang membutuhkan, bukan untuk para penjual. Oleh karena itu, kami berharap agar bahan pokok yang ada benar-benar dimanfaatkan untuk kebutuhan keluarga, bukan untuk diperjualbelikan kembali,” ujar Bupati Sigi.

Lanjut bupati, dengan adanya Gerakan Pangan Murah ini, diharapkan dapat membantu masyarakat dalam memenuhi kebutuhan pokok dengan harga yang lebih stabil dan terjangkau, sehingga dapat meringankan beban ekonomi menjelang Hari Raya Idul Fitri.

Sementara itu, Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan Mohamad Akib mengatakan bahwa kegiatan pangan murah ini merupakan program yang melekat pada dua dinas, yaitu Dinas Ketahanan Pangan dan Dinas Perindag.

Program ini bertujuan untuk menekan harga bahan pokok yang cenderung mengalami kenaikan menjelang hari besar keagamaan, khususnya Idul Fitri. ***