Selasa, 8 Sep 2026
Daerah  

Piala Panglima, Ajang Pemanasan FPTI Sigi Menuju Porprov

Ketua FPTI Sigi Mohamad Riyadh

SIGI, SIRANINDI – Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) Kabupaten Sigi terus mematangkan persiapan atlet menghadapi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Sulawesi Tengah. Salah satu tahapan persiapan tersebut dilakukan melalui keikutsertaan dalam kejuaraan panjat tebing di Yogyakarta.

Ketua FPTI Sigi, Mohamad Riyadh, Minggu (6/9/2026) mengatakan kejuaraan tersebut merupakan bagian dari program pemusatan latihan sekaligus try out untuk mengukur sejauh mana kesiapan para atlet sebelum menghadapi Porprov.

“Event ini merupakan bagian dari tahapan yang diramu oleh tim kami dalam persiapan Porprov. Kami membentuk tim untuk pemusatan latihan, kemudian setelah latihan secara teknis, ada beberapa try out yang kami ikuti,” kata Riyadh.

Menurutnya, sejumlah try out sebelumnya telah diikuti atlet FPTI Sigi, baik di Palu maupun di luar daerah seperti Manado dan Bandung. Seluruh rangkaian tersebut menjadi bagian dari program pemantapan atlet.

“Setelah latihan, kami melakukan try out. Kejuaraan di Jogja ini juga bagian dari itu, untuk mengetahui dan mengukur sejauh mana menu latihan serta target yang kami susun mampu meningkatkan kesiapan atlet,” ujarnya.

Dalam kejuaraan di Yogyakarta tersebut, FPTI Sigi memberangkatkan sebanyak 11 atlet. Para atlet akan turun di sejumlah nomor, yakni boulder, speed, dan lead.

Riyadh menargetkan kontingen FPTI Sigi mampu menembus posisi 10 besar pada kejuaraan tersebut. Target itu sekaligus menjadi tolok ukur sebelum memasuki persiapan yang lebih serius menuju Porprov.

Selain atlet yang berangkat dari Sigi, beberapa atlet lainnya saat ini juga mengikuti program latihan di Jakarta bersama pelatih nasional. Mereka nantinya akan bergabung dengan tim di Yogyakarta.

Riyadh menjelaskan, seluruh tahapan tersebut merupakan bagian dari target jangka panjang FPTI Sigi dalam mempersiapkan atlet menuju ajang yang lebih tinggi.

“Target kami sebelumnya delapan medali emas. Sekarang kami naikkan menjadi 10 emas. Itu menjadi target kami,” tegasnya.

Ia menambahkan, keterbatasan anggaran akibat kondisi efisiensi tidak menjadi alasan bagi FPTI Sigi untuk mengurangi semangat mengejar prestasi.

Menurutnya, FPTI tetap berupaya maksimal dengan dukungan berbagai pihak, termasuk Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI).

“Kondisi efisiensi bukan menjadi alasan kami untuk patah semangat. Justru itu menyemangati kami untuk melakukan berbagai upaya,” katanya.

Lebih lanjut, Riyadh juga menyampaikan apresiasi kepada KONI yang tetap memberikan dukungan terhadap program pembinaan atlet FPTI Sigi.

“Kami berterima kasih kepada KONI yang sudah mendukung kami walaupun dalam kondisi efisiensi seperti ini. Prestasi kami adalah prestasi KONI juga. Kami tetap berkoordinasi dan tidak lepas dari KONI,” ujarnya.

Rombongan atlet dari Palu dijadwalkan berangkat menuju Surabaya pada Senin, 7 September 2026, menggunakan kapal.

Setibanya di Surabaya, tim akan menjalani latihan selama dua hari sekaligus latihan tanding bersama atlet Jawa Timur.Setelah itu, rombongan akan melanjutkan perjalanan menuju Yogyakarta.

Sementara sejumlah atlet yang saat ini berada di Jakarta akan menggunakan kereta api dan bertemu dengan tim di Yogyakarta.

Rangkaian kegiatan di Yogyakarta dijadwalkan berlangsung hingga sekitar 17 hari, mulai 12 September 2026.Riyadh menilai keberadaan pelatih berpengalaman, termasuk pelatih nasional yang menangani atlet mereka, menjadi salah satu modal penting dalam meningkatkan kualitas persiapan.

“Dengan rangkaian pemusatan latihan, try out, serta latihan tanding tersebut, FPTI Sigi berharap para atlet semakin siap menghadapi Porprov sekaligus mewujudkan target 10 medali emas,” harapnya. ***